Selasa, 17 September 2019
Ilustrasi (Foto: setkab.go.id)
21 Agustus 2019 15:46 WIB

Anggaran Mobil Dinas Baru untuk Menteri Dikritik

Anggaran untuk pengadaan mobil ini lebih dari Rp147 miliar 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Anggota Komisi II DPR Yandri Susanto menilai, anggaran miliaran untuk kendaraan dinas menteri Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024 bukan kebutuhan yang mendesak.

Menurut Yandri, di tengah sulitnya ekonomi saat ini, anggaran untuk kendaraan dinas menteri tersebut harus ditinjau kembali. Apalagi, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya dipatok 5,3 persen pada tahun 2020.

"Saya kira perlu Pak Presiden perlu mengevaluasi kebijakan itu," katanya, di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Yandri juga menyayangkan, pengesahan anggaran Rp147,2 miliar hanya untuk mobil dinas menteri. Padahal, jumlah menteri juga belum diketahui.


Baca Juga : Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

"Kaget lah ya kalau itu sudah ada pengadaan mobil menteri. Menurut saya kalau mobil yang ada sekarang masih layak pakai dan saya lihat masih bagus-bagus. Berderet gitu kan, masih sangat bagus lah untuk lima tahun mobil mewah,” ucapnya.

Merujuk pada laman resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Keuangan, pemerintah telah melakukan Pengadaan Kendaraan Menteri Negara/Pejabat Setingkat Menteri. Pengadaan ini sudah dimulai pada 19 Maret 2019 dan kini lelang tender tersebut sudah selesai.

Dalam laman tersebut, dijelaskan lelang tender ini menggunakan sistem Pascakualifikasi Satu File Harga Terendah Sistem Gugur. Dengan adanya sistem ini, pemenang lelang ditentukan dengan harga terendah yang memiliki kelengkapan administrasi dan teknis.

Pemerintah menyiapkan dana pagu sebesar Rp152.540.300.000 yang diambil dari APBN. Lelang ini, diikuti 41 peserta. Dari 41 peserta tersebut, hanya empat peserta lelang yang memenuhi kualifikasi administrasi. Beberapa di antaranya PT Astra International Tbk-Tso, PT New Ratna Motor, PT Hadji Kalla,dan PT Agung Automall.

PT Astra International Tbk-Tso keluar sebagai pemenang tender dengan harga Rp147.229.317.000. Harga tersebut sudah melalui proses negosiasi.

Masih merujuk laman LPSE, saat ini semua tahapan lelang tender sudah terlewati oleh PT Astra, dari Pembuktian Kualifikasi hingga Penandatanganan Kontrak.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 September 2019 19:43 WIB

Klaim Pembahasan RUU KPK yang Tak Buru-Buru

Kata mereka yang buat, ini bukan barang baru karena sudah lama dibahas
Nasional
17 September 2019 19:28 WIB

Pengesahan RUU KPK di Tengah Derasnya Arus Penolakan

Tok! DPR resmi sahkan RUU KPK yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi
Internasional
17 September 2019 19:02 WIB

Kisah Penyintas Kanker Pecahkan Rekor Renang di Inggris

Setahun lalu, ia menderita kanker. Hari ini ia jadi salah satu perenang terkuat di bumi
Internasional
17 September 2019 19:01 WIB

Vladimir Putin Kutip Ayat Alquran Serukan Perdamaian di Yaman

Karena berdamai itu indah mblo~
Nasional
17 September 2019 17:56 WIB

Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

Presiden akan segera membentuk panitia seleksi untuk mencari anggota Dewan Pengawas