Selasa, 19 Februari 2019
Ilustrasi (Pixabay)
12 Februari 2019 14:01 WIB

Menyulap Limbah Popok jadi Pupuk

Simsalabim
Bagikan :


Jakarta, era.id - Siswa kelas 8 SMPN 23 Kota Surabaya, Jatim, Muhammad Izaz Khoirullah Alkhalid bersama dengan empat orang guru IPA di sekolahnya berhasil mengubah sampah popok bekas pakai menjadi pupuk yang bermanfaat dalam bercocok tanam.

Izaz mengatakan, gel popok bekas pakai bisa membuat tanah menjadi lembab, sehingga mengurangi penggunaan air saat menyirami tanaman.

"Tanaman juga menjadi lebih subur, karena bakteri amonia pada popok bisa membantu pertumbuhan pada tanaman," katanya dikutip dari Antara, Selasa (12/2/2019).

Menurut Izaz, proses mengubah popok jadi pupuk ini membutuhkan waktu satu bulan. Caranya, popok bekas pakai dicuci bersih, lalu disemprot dengan air. Setelahnya, dikeringkan sedikit agar berubah menjadi gel.


Baca Juga : Kumpulkan Sampah Plastikmu, Tukarkan Jadi Emas

"Kemudian gel tersebut diambil dan dicampur dengan pupuk kompos, serta didiamkan selama sebulan hingga akhirnya bisa dipakai.".

Hasil karya pelajar SMPN 23 Surabaya ini sudah dimulai sejak awal 2018. Bahkan dalam setahun terakhir, Izaz sudah memproduksi sebanyak 150 kilogram pupuk.

Sejauh ini, 100 kilogram pupuk sudah terjual seharga Rp10 ribu/5 kilogram. Produk pupuk Izaz ini sudah digunakan oleh para orang tua murid di SMPN 23 Surabaya.

Hasil karya Izaz yang kemudian didaftarkan melalui program Pangeran dan Puteri Lingkungan ini sudah berlangsung sejak 2002. Dari seleksi sekitar 400 siswa lebih pelajar SD dan SMP, diambil 40 finalis hingga akhirnya diputuskan juara 10 pelajar terbaik tingkat SD dan 10 terbaik tingkat SMP.

Mereka yang terpilih menjadi juara merupakan siswa yang memiliki kualifikasi serta berkontribusi nyata selama enam bulan terakhir. Melalui program ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong para pelajar dengan harapan menumbuhkembangkan kecintaan mereka sejak dini terhadap lingkungan.

Mendapati hal itu, Izaz bersama 20 orang Pangeran dan Puteri Lingkungan 2019 terpilih diundang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk melakukan pemaparan di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya pada Senin (11/2).

Melihat hasil karya Izaz tersebut, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini meminta kepada Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) untuk bisa mencoba menggunakan pupuk Izaz di taman taman.

Tidak hanya itu, ia juga meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya Eko Agus Supriadi untuk membantu mematenkan hasil karya pelajar SMP ini.

"Sepanjang tidak mengecewakan guru dan orang tua dengan nilai yang stabil dan tidak turun, itu tidak masalah cari uang dan kaya sejak kecil."

Menurut Risma, para pelajar yang terpilih menjadi Pangeran dan Puteri Lingkungan 2019, merupakan anak anak yang luar biasa. Hal ini terlihat, ketika para pelajar tersebut berkomunikasi menyampaikan hasil karya dengan lugas dan jelas kepada publik bukan hal yang biasa. Terlebih, lanjut dia, apa yang dipaparkan para pelajar itu bisa mempengaruhi orang lain untuk peduli dengan lingkungannya.

"Kalian adalah tunas luar biasa dari negara ini, lanjutkan yang selama ini kalian lakukan. Terima kasih sayang, sudah jadi anak yang luar biasa."
Bagikan :
Topik :

Reporter : Yudhistira Dwi Putra
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Peristiwa
19 Februari 2019 14:06 WIB

Hanura Terbanyak Caleg Eks Koruptor

Setelah Hanura terbanyak caleg eks koruptor adalah Golkar dan Demokrat
Peristiwa
19 Februari 2019 13:46 WIB

Melihat Ponpes An Nawawi Tanara Milik Ma'ruf Amin

Ini merupakan bagian dari pemantapan elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Banten
Peristiwa
19 Februari 2019 13:17 WIB

Debat Putaran Ketiga, Ma'ruf Minta Sandiaga Tak Usah Sungkan

"Yang penting laksanakan dengan santun, sopan," kata Ma'ruf
Peristiwa
19 Februari 2019 13:09 WIB

Caleg Eks Koruptor Bertambah Jadi 32 Orang

Jadi totalnya 81 orang, miris~
Nasional
19 Februari 2019 13:06 WIB

DPR Ragu Selesaikan Prolegnas di Masa Akhir Jabatan

Jadi...kibarin bendera putih, nih?
POPULER
18 Februari 2019 14:22 WIB

Robben Sebut Anfield Stadion Terburuk

18 Februari 2019 07:25 WIB

Kita Semua Wajib Tanggung Jawab

21 Juli 2018 16:30 WIB

Asia Juga Punya Anak Muda 'Berbahaya'

PODCAST

LISTEN
15 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Buzzer Baik, Memang Ada? (Part 1)


LISTEN
14 Februari 2019 17:09 WIB

PODCAST: Sendiri Tak Melulu Sepi


LISTEN
04 Februari 2019 19:22 WIB

NGEPOD: Merangkai Kata Mendulang Rezeki


LISTEN
01 Februari 2019 19:50 WIB

NGEPOD: Mendarat di Galaksi Palapa


LISTEN
30 Januari 2019 15:11 WIB

NGEPOD: 'Stand Up' untuk Ekonomi Kreatif

FITUR
19 Februari 2019 11:21 WIB

Film Dokumenter Chris Cornell Siap Digarap

19 Februari 2019 10:31 WIB

VIDEO: Perayaan Cap Go Meh

19 Februari 2019 10:14 WIB

Nani Resmi Berlabuh di Orlando City

19 Februari 2019 09:36 WIB

Vettel Tercepat di Tes Pramusim Pertama