Senin, 18 November 2019
Potret kedekatan Presiden Soekarno dengan Paman Ho (dok. Istimewa)
08 November 2019 18:37 WIB

60 Tahun Hubungan Indonesia-Vietnam Dalam Persamaan Nasib

Persamaan nasib sepenanggungan, untuk merdeka~
Bagikan :


Jakarta, era.id - Hari ini, Pemerintah Indonesia melalui Arsip Nasional Republik Indonesia menggelar pameran foto untuk memperingati 60 tahun hubungan Indonesia-Vietnam. Peringatan ini erat kaitannya dengan momen kunjungan perdana Presiden Vietnam Ho Chi Minh ke Indonesia dan Presiden Sukarno ke Vietnam. Lantas bagaimana sejarahnya hubungan antara Indonesia dan Vietnam?

Sejarahnya bermula pada kurun waktu 1940 hingga 1960. Saat itu negara-negara di kawasan Asia Tenggara satu persatu mulai merdeka dari penjajahan. Hampir seluruh negara dikawasan Asia Tenggara menentang kolonialisme dan imperialisme termasuk Indonesia.

Ketika itu Presiden Pertama RI Sukarno gencar menggalang kekuatan dari berbagai negara dan menjalin persahabatan dengan banyak pemimpin negara untuk menyerukan pembebasan dari Kolonialisme dan Imperialisme. Di wilayah Asia Tenggara sendiri, Bung Karno dekat dengan pemimpin Negara Vietnam Ho Chi Minh. 




Baca Juga : Palapa Ring 'Tol Langit' Jalur Bebas Hambatan Internet Indonesia

Sebagai negara yang sama-sama masih baru merdeka, Vietnam mau pun Indonesia dikepung berbagai agresi dari negara-negara neokolonialis. Hubungan Bung Karno dan Ho Chi Minh semakin erat karena keduanya ingin menggalang solidaritas negara-negara terjajah. Mereka aktif mengajak negara lain untuk bergerak melawan penjajah.

Baik Indonesia maupun Vietnam sama-sama menyebut kemerdekaan negara masing-masing dengan sebutan "Revolusi Agustus 1945" karena tanggal kemerdekaan kedua negara ini berdekatan. Indonesia merdeka 17 Agustus 1945, sementara Vietnam pada 29 Agustus 1945.

Kesamaan nasib tersebut turut diutarakan Bung Karno dalam bukunya yang berjudul Sarinah (1947). "Di mana rantai imperialisme itu paling lemah? Di Indonesia dan Vietnam.” tulis Bung Karno.

Paman Ho Disambut Hangat

Begitu dekat hubungan antara Indonesia dan Vietnam. Sampai-sampai pada saat kunjungan pertama kalinya Ho Chi Minh atau yang akrab dipanggil Paman Ho ke Indonesia pada Februari 1959, disambut besar-besaran oleh Indonesia. Presiden Sukarno menjemputnya langsung di Bandara Kemayoran. 

Kemudian kedua pemimpin negara itu mengitari Jakarta dengan menaiki mobil bak terbuka. Paman Ho menyaksikan penyambutan warga Jakarta yang luar biasa besar disepanjang perjalanannya.

Salah satu yang menjadi pelaku sejarah menyambut kedatangan Paman Ho adalah Megawati. Presiden RI kelima itu menceritakan bagaimana pertemuan Bung Karno dengan Paman Ho di Istana. Saat itu Megawati mempertanyakan mengapa Paman Ho tidak mengenakan sepatu melainkan sandal, dan Megawati dibecandai Paman Ho untuk membelikannya sepatu.



"Kami ini dianggap sebagai anak Istana, kami disuruh rapi, harus bersepatu, tidak boleh bersandal, saat kami dikenalkan dengan Ho Chi Minh, kami dikenalkan dengan sapaan Bak Ho, datang dan saya langsung berbisik ke ayah saya, kenapa Bak Ho itu memakai sandal?" kata Megawati dalam keterangannya.

"Lantas saya bilang apa tak punya sepatu ya, kata Bung karno, ya nanti diterangkan, lalu saya bilang, ya bapak belikan sepatu dong," sambungnya.

Kemudian seperti dituturkan Megawati, Paman Ho menjawabnya "Lalu itu dikatakan ke Paman Ho, nanti ya kalau Vietnam itu sudah menang, kamu kirimkan sepatu buat saya," pungkasnya.

Dalam kunjungan kenegaraannya itu Paman Ho turut menghadiri sejumlah kegiatan di Indonesia, antara lain mengadiri peresmian Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mengunjungi tempat bersejarah di Indonesia seperti gedung Konferensi Asia-Afrika, Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Prambanan, juga beberapa tempat wisata di Bali, dan Kebun Raya Bogor.

Tak lama setelah Ho Chi Minh ke Indonesia, Bung Karno melakukan kunjungan balik ke Vietnam pada Juni 1959. Hubungan persahabatan antara Ho Chi Minh dan Sukarno bisa dibilang terjalin baik hingga kedua tokoh tersebut wafat. Ho Chi Minh meninggal tanggal 2 September 1969, lalu setahun kemudian, pada 21 Juni 1970, Bung Karno menyusul Ho Chi Minh.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
17 November 2019 16:04 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Frozen 2 dan Last Christmas
Lifestyle
17 November 2019 09:05 WIB

VIDEO: Arloji Ini Terjual Rp400 Miliar

Kira-kira bisa enggak ya beli jam seperti itu
Lifestyle
17 November 2019 08:41 WIB

Menelaah Mudarat Mengisap Rokok Elektrik

Rokok elektrik memiliki zat karsinogen dan racun yang bisa menyebabkan berbagai penyakit
Lifestyle
16 November 2019 16:05 WIB

VIDEO: Movie Update of the Week

Ada film Charlie's Angels dan Midway

 
Nusantara
16 November 2019 14:24 WIB

Arti Nama La Lembah Manah, Cucu Ketiga Jokowi

"Lembah Manah berarti rendah hati,"