Jumat, 21 Februari 2020
Ilustrasi (Pixabay)
13 Januari 2020 20:08 WIB

Jauhkan Stres Kalau Gak Mau Kena Penyakit Autoimun

Autoimun tidak hanya dipicu genetik tetapi juga faktor lingkungan
Bagikan :


Jakarta, era.id - Stres bisa berdampak buruk untuk kesehatan, salah satunya memicu munculnya penyakit autoimun, menurut dokter spesialis penyakit dalam dari rumah sakit St. Carolus, Jakarta dr. Laurentius Aswin Pramono.

"Autoimun tidak hanya dipicu genetik tetapi juga faktor lingkungan. Kalau tidak diobati seperti lupus, bisa berbahaya. Stres sangat erat kaitannya dengan penyakit autoimun," ujar dia di Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (13/1/2020).

Laman Healthline menyebutkan, penyakit autoimun juga dicurigai muncul karena konsumsi makanan tinggi lemak, tinggi gula dan olahan yang memicu peradangan dan respons pada sistem kekebalan. Namun, ini memang belum terbukti.

Seseorang yang terkena penyakit autoimun mengalami masalah dalam sistem kekebalan tubuh sehingga secara keliru menyerang tubuh.


Baca Juga : Kenali Sifilis, Penyakit Kelamin yang Bisa Menular pada Bayi

Sejumlah penyakit autoimun yakni psoriasis, multiple sclerosis (MS), penyakit Grave, penyakit Addison, Sjögren’s syndrome dan Hashimoto’s thyroiditis.

Beberapa penyakit autoimun hanya menargetkan satu organ misalnya diabetes tipe 1 yang merusak pankreas. Sementara penyakit lain, seperti systemic lupus erythematosus (SLE), mempengaruhi seluruh tubuh.

Saatnya kelola stres

Seorang penulis lima buku terlaris di New York Times sekaligus perintis bidang kedokteran fungsional dan integratif, Dr. Frank Lipman seperti dilansir Medical Daily pernah mengatakan, stres sebenarnya baik untuk Anda. Misalnya karena kesulitan fisik saat berpuasa dan olahraga intensitas tinggi.

Intinya, tubuh Anda sedikit ditekan agar dapat menangani stres yang lebih besar dengan lebih baik. Tetapi, jangan sampai membuat tubuh menderita.

Namun agar stres tak berkembang menjadi depresi, Anda perlu mengelolanya, antara lain dengan melakukan kegiatan yang Anda sukai seperti mendengarkan musik, atau berlibur menurut saran dari dr. Aswin.

Sementara itu, psikiater dari Asosiasi Psikiatri Indonesia wilayah DKI Jakarta, Dr. Eva Suryani pernah menyarankan Anda memahami gejala dini stres dan penyebab Anda mengalaminya.

Dalam hal ini Anda membutuhkan kemampuan beradaptasi yang baik agar mampu menghadapi kondisi yang tak sesuai harapan Anda.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
21 Februari 2020 21:07 WIB

Kim Go Eun Sumbang Rp1,1 Miliar untuk Wabah COVID-19

Sudah cantik, baik lagi
Lifestyle
21 Februari 2020 20:58 WIB

Podcast Eradotid x Wregas Bhanuteja

Wregas Bhanuteja bocorkan pengalaman dan proyek film yang masih tertunda
Lifestyle
21 Februari 2020 20:02 WIB

Seungri Tetapkan Tanggal Wajib Militer

Hal ini karena persidangan jangka panjang di pengadilan bisa menghambat wajib militer
Nusantara
21 Februari 2020 19:24 WIB

Enam Anggota Pramuka Hanyut Saat Banjir

Empat korban sudah ditemukan
megapolitan
21 Februari 2020 18:57 WIB

Arkeolog Tolak Gelaran Formula E di Monas

Karena cagar budaya