Rabu, 03 Juni 2020
Dicky Wahyudi dan Krisdayanti di sinetron
07 April 2020 21:01 WIB

Kiat Sukses Sinetron Ramadan Tahun 90an

Jadi pengen kembali ke masa-masa itu, saat korona belum menyerang
Bagikan :


Jakarta, era.id - Teruntuk remaja generasi 90-an yang banyak mendapat asupan sinetron Indonesia, masih ingatkah dengan sinetron yang berjudul Doaku Harapanku? Sebuah sinetron spesial edisi Ramadan yang sangat populer pada zamannya.

Pastinya sinetron Doaku Harapanku ini sudah enggak asing dan jadi hiburan pembuka di bulan suci Ramadan. Sinetron yang dibintangi oleh Krisdayanti, Dicky Wahyudi, dan Leily Sagita ini pernah tayang di tahun 1998. Bahkan kehadirannya dianggap sebagai pelopor sinetron Ramadan bagi stasiun televisi lainnya.

Sinetron ini berkisah tentang kehidupan pernikahan Anisa (Krisdayanti) dan suaminya, Andika (Dicky Wahyudi). Hubungan rumah tangga keduanya enggak berjalan mulus karena Ibu tiri Andika, Lela (Leily Sagita) enggak suka sama menantunya.

Seperti ciri khas sinetron Indonesia, kisah sedih dan pilu bakal laris manis dan ngedatengin banyak penonton di segala usia. Makanya enggak heran kalau sinetron Doaku Harapanku ini sukses besar pada saat itu.


Baca Juga : Apakah Onani Bisa Membatalkan Puasa?


Leily Sagita di sinetron "Doaku Harapanku" (tangkapan layar YouTube MVP Entertainment ID)

Tapi, Raam Punjabi selaku produser sekaligus pemilik Multivision Plus memberikan sedikit bocoran kenapa sinetron buatannya itu bisa sukses di pasaran. Salah satunya karena dulu televisi jadi salah satunya sumber hiburan selain radio, bahkan sebelum layanan streaming film menjamur.

"Sebetulnya tidak ada yang berbeda, tapi waktu itu kelebihannya adalah tidak banyak stasiun televisi dan production house juga belum tahu bikin sinetron dengan sistem kejar tayang," kata Raam dikutip dari Antara.

Biasanya sinetron yang tayang spesial di hari besar ini mempunyai jadwal tayang yang super ketat. Makanya enggak heran kalau seluruh tim harus kerja keras dan kejar tayang setiap hari. 

Hal yang menjadi nilai tambah juga dari segi cerita dan bobot kisah yang ditawarkan kepada penonton. Di mana kisah sinetron ini sudah banyak ditemui di berbagai sinetron Indonesia saat ini. Kemiskinan, perbedaan, kesengsaraan, perselingkuhan, karma, serta penderitaan.

"Penderitaan orang-orang kaya, penderitaan ini mereka (pemirsa) bisa lihat di layar kaca, memberikan ketenangan bahwa tidak hanya (orang dengan) penghasilan minim punya problem, tapi justru problem orang-orang kaya itu lebih besar di keluarga," ungkap Raam.

Lalu bagaimana jika sinetron Doaku Harapanku ditayangkan kembali? Mengingat pandemi COVID-19 membuat seluruh rumah produksi enggak bisa bekerja dengan maksimal, bahkan enggak punya stok buat dijual dan ditayangkan saat bulan Ramadan nanti.

Pihak Starvision Plus mengaku sudah menawarkan ke pihak RCTI untuk menayangkan kembali sinetron Ramadan populer pada zamannya itu. Namun, menurut Raam Punjabi, pengajuannya itu belum mendapatkan respons dan jawaban dari pihak stasiun televisi.

Meski demikian, Dini Putri selaku Direktur Pemrograman dan Akuisisi RCTI mengaku tidak menutup kemungkinan jika sinetron lawas itu kembali dinaikkan ke layar kaca seperti sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

"Ada banyak pertimbangan sebelum memutuskan sebuah serial lama kembali diputar. Selera penonton tetap harus jadi pertimbangan utama," kata Dini.

Jika kedepannya pihak stasiun televisi memberikan kelonggaran dan menyediakan hak kepada sinetron lawas, kira-kira sinetron apa saja yang kamu harapkan bisa tayang kembali di televisi?
Bagikan :

Reporter : Nurul Tryani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
03 Juni 2020 19:25 WIB

iPhone dan Laptopnya Dijarah Pendemo, Apple Bikin Pencurinya Tak Bisa Tidur

"Perangkat ini telah dinonaktifkan dan dilacak. Otoritas setempat akan disiagakan"
Lifestyle
03 Juni 2020 19:00 WIB

Rekomendasi Drama Korea Sepanjang Juni 2020

Wajib nonton
Review
03 Juni 2020 18:39 WIB

Rayakan Ulang Tahun ke-60, Sega Buat Konsol Mini Game Gear Micro

Bisa masuk di kantong gengs