Minggu, 05 April 2020
21 Februari 2020 14:41 WIB

Google Musnahkan Ratusan Aplikasi dari Play Store

Karena dianggap mengganggu
Bagikan :


Jakarta, era.id - Hampir 600 aplikasi Android yang "mengganggu" di Play Store telah dihapus oleh Google. Hal itu sebagai upaya terbaru untuk mengendalikan penipuan iklan di perangkat seluler.

Kebijakan Google tidak mengizinkan iklan tampil ketika aplikasi tidak digunakan atau mengelabui pengguna untuk mengklik iklan secara tidak sengaja.

Dikutip dari The Verge, Google mengatakan mendefinisikan iklan "pengganggu" sebagai, "iklan yang ditampilkan kepada pengguna dengan cara yang tidak terduga, termasuk merusak atau mengganggu kegunaan fungsi perangkat."

Misalnya, iklan yang muncul memenuhi layar selama panggilan telepon atau saat menggunakan aplikasi navigasi, menurut Senior Product Manager Ad Traffic Quality Google, Per Bjorke.


Baca Juga : Cara Google Lacak Perjalanan Pengguna Selama Physical Distancing

Bjorke juga mengatakan bahwa Google telah mengembangkan "pendekatan berbasis pembelajaran mesin" untuk membantu mendeteksi iklan di luar konteks aplikasi.

"Pengembang jahat terus menjadi lebih cerdas dalam menyebarkan dan menutupi iklan yang mengganggu, tetapi kami telah mengembangkan teknologi baru kami sendiri untuk melindungi pengguna dari perilaku ini," kata Bjorke, seperti dikutip Antara, Jumat (21/2/2020).

Menurut laporan BuzzFeed News, sebagian besar aplikasi yang ditemukan melanggar aturan tersebut dibuat oleh pengembang yang berbasis di China, India, dan Singapura, dan mayoritas ditujukan untuk pengguna yang berbahasa Inggris.

Menurut Bjorke, pengembang yang melanggar aturan tersebut telah menggunakan teknik serupa untuk menghindari deteksi, tetapi dia tidak mengetahui apakah hal itu merupakan upaya yang terkoordinasi.

Bjorke menambahkan bahwa Google akan menawarkan pengembalian uang kepada merek yang iklannya kemungkinan terpengaruhi oleh pop-up yang mengganggu.
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
05 April 2020 20:01 WIB

Kita adalah Bangsa Gotong Royong di Tengah Pandemi COVID-19

Saatnya berhenti mengutuk kegelapan dan coba nyalakan lilin
Lifestyle
05 April 2020 19:09 WIB

Melihat Waktu Ideal Berjemur Berdasarkan UV Indeks WHO

Katanya sih dari jam 10 pagi sampai 2 siang
Internasional
05 April 2020 18:18 WIB

Ada Kulkas Raksasa untuk Simpan Jasad Korban COVID-19 di Ekuador

Ekuador melaporkan 318 pasien meninggal dunia akibat COVID-19
Nasional
05 April 2020 17:17 WIB

Pesan Trump untuk Warganya: Minggu Depan Banyak yang Meninggal di AS

Kok jadi terkesan nakutin ya?
Lifestyle
05 April 2020 16:04 WIB

Kembalinya sang Raja Dangdut Lewat Lagu 'Virus Corona'

Baru dirilis sudah trending di YouTube