Rabu, 20 Maret 2019
BTS (Foto: Twitter @BTS_twt)
11 Januari 2019 10:53 WIB

BTS Bikin Pecinta Budaya Pop Korea Selatan di Dunia Meningkat

Secara global, klub penggemar hallyu kini beranggotakan 89,19 juta orang
Bagikan :


Jakarta, era.id - Jumlah penggemar hallyu atau Korean Wave di dunia diperkirakan mencapai 90 juta orang pada akhir 2018. Jumlah ini berdasarkan dari laporan yayasan yang berafiliasi dengan pemerintah Korea Selatan. 

Dilansir dari Antara, Jumat (11/1/20190), Korea Foundation melaporkan ada 1.843 klub penggemar hallyu di 113 negara, di luar Korea Selatan, per Desember 2018.

Dikutip kantor berita Yonhap, klub penggemar hallyu secara global beranggotakan 89,19 juta orang, meningkat 22 persen dibandingkan 2017 yang jumlah penggemar berjumlah 73,12 juta.

Menurut yayasan tersebut, klub penggemar hallyu meliputi organisasi pencinta penyanyi, aktor, budaya dan makanan, klub taekwondo dan komunitas budaya Korea di kampus.


Baca Juga : Film Dokumenter BTS Akan Tayang di YouTube Premium

Berdasarkan benua, Asia dan Oceania memiliki 70,59 juta anggota di 457 klub penggemar, lalu Amerika Utara dan Selatan memiliki 11,8 juta anggota di 712 klub, kemudian Eropa memiliki 6,57 juta anggota di 534 klub, serta Afrika dan Timur Tengah memiliki 230.000 anggota di 140 klub.

Pada periode 2016-2017, ada penambahan 14 juta penggemar hallyu global. Mempertimbangkan kecepatan ini, yayasan itu memprediksi jumlah penggemar budaya Korea akan mencapai 100 juta pada tahun 2020.

Dalam laporan tersebut tertera analisis bahwa lonjakan jumlah penggemar tahun lalu sebagian besar berkat meningkatnya popularitas boy band Korea BTS.

BTS berada di tempat pertama di chart album Billboard 200 pada tahun lalu dan menjadi grup Korea pertama yang mendapatkan nominasi Grammy, sehingga berkontribusi meningkatkan minat orang Amerika terhadap musik dan budaya pop Korea.

Di Jepang, jumlah penggemar hallyu naik tiga kali lipat melebihi 300.000, sementara pertumbuhan yang kuat juga masih berlangsung di bagian lain Asia.

Aktivitas klub penggemar hallyu bertahan di Eropa dan Amerika Latin, sementara jumlah penggemar hallyu tumbuh terus di Afrika dan Timur Tengah.

Yayasan itu mengusulkan untuk membuat kebijakan yang lebih ditujukan untuk penggemar perempuan, karena mereka adalah konsumen utama kosmetik, pariwisata dan bidang lainnya.
Bagikan :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
20 Maret 2019 16:27 WIB

Konser Eks Vokalis Pantera di Selandia Baru Dibatalkan

Ini terkait salam Nazi dan supremasi kulit putih sang vokalis
Suara-Milenials
20 Maret 2019 16:17 WIB

Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019 Dipastikan Aman

Selain ada ratusan ribu personel yang bersiaga, masyarakat juga diminta membantunya
Nusantara
20 Maret 2019 16:05 WIB

Siklon Tropis Veronika Berdampak pada Yogyakarta

Warga Yogyakarta, bersiap!
Internasional
20 Maret 2019 15:36 WIB

Konvoi Truk Pengangkut Uranium Diserang di Brazil

Macam di film-film
Lifestyle
20 Maret 2019 15:18 WIB

Greta Van Fleet dan Robert Plant Sepanggung di Woodstock 50

Ketika 'ori' dan 'KW' tampil bareng