Kamis, 24 Januari 2019
Ilustrasi (Pixabay)
09 November 2018 05:13 WIB

Penderita HIV/AIDS di Ternate Capai 393 Orang

Populasi yang lebih besar itu terdapat di laki-laki dibandingkan perempuan
Bagikan :


Ternate, era.id - Kasus HIV/AIDS di Indonesia cenderung meningkat dari waktu ke waktu, seperti yang terjadi di Provonsi Maluku Utara (Malut). Dinas Kesehatan Kota Ternate, menyebutkan sampai saat ini terindikasi 393 orang warga Kota Ternate positif terkena HIV/AIDS.

"Terdata 393 orang yang sudah positif mengalami HIV dan populasi yang lebih besar itu terdapat di laki-laki dibandingkan perempuan, namun populasi terbesar itu ada di Ibu Rumah Tangga," kata Kadis Kesehatan Kota Ternate, Fathiah Summa di Ternate, seperti dikutip Antara, Kamis (8/11/2018).

Menurut Fathiah, tingginya penderita HIV/AIDS ini dikarenakan terjadinya penukaran lewat cairan tubuh, darah, sperma, cairan vagina dan ASI.

Dia menjelaskan, kasus HIV/AIDS yang terdeteksi pada ibu rumah tangga yang hamil menjadi bukti bahwa ada laki-laki yang melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan wanita pekerja malam. Artinya, sudah terjadi penyebaran HIV/AIDS di Kota Ternate melalui laki-laki yang menularkan HIV ke wanita pekerja malam dan laki-laki yang tertular HIV dari wanita pekerja malam.


Baca Juga : Tanya Marlo, Aplikasi Chatting Seputar HIV/AIDS



"Penyebaran HIV dari laki-laki pengidap HIV/AIDS ke wanita pekerja malam (PSK) dan dari wanita pekerja malam ke laki-laki yang melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan wanita pekerja malam tidak bisa ditanggulangi karena transaksi seks terjadi sembarang waktu dan di sembarang tempat," katanya.

Dalam hal ini, kata Fathiah, wanita pekerja malam itu dikenal sebagai pekerja seks komersial (PSK) tidak langsung karena mereka tidak kasat mata, dan ketika melakukan transaksi seks pun tidak bisa diketahui dengan pasti kapan dan dimana.

Menurut dia, memang ada yang dilakukan di tempat-tempat tertentu, seperti panti pijat plus-plus, tapi ini pun terselubung sehingga tidak bisa dilakukan intervensi.

"Apalagi, praktek wanita pekerja malam dalam melakukan transaksi seks tidak dilokalisir, maka langkah penanggulangan berupa memaksa laki-laki memakai kondom setiap kali melakukan hubungan seksual dengan wanita pekerja malam tidak bisa dilakukan, maka, insiden infeksi HIV baru pun terus terjadi," katanya.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Ahmad Sahroji
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Olahraga
24 Januari 2019 20:37 WIB

Simon McMenemy Siap Kembalikan Taji Timnas

Semoga bukan sekadar janji
Lifestyle
24 Januari 2019 19:33 WIB

Betapa Mulianya Seorang Roger Waters

Pendiri Pink Floyd ini mempertemukan seorang ibu dengan dua anaknya yang diculik
Nasional
24 Januari 2019 19:09 WIB

Kubu Prabowo Memaknai Salam Tiga Jari Ahok

Ini pertanda tidak ingin terlibat Pilpres 2019
Nasional
24 Januari 2019 18:44 WIB

Hottest Issue Malam, Kamis 24 Januari 2019

Ada berita tentang doa Ahoker, kemunculan Bripda Putri dan OTT Bupati Mesuji 
Olahraga
24 Januari 2019 18:21 WIB

Cedera Kaki Neymar Kambuh Lagi

Tuchel pun pusing tujuh keliling