Rabu, 26 Juni 2019
Tokoh Nahdlatul Ulama Akhmad Sahal dalam sebuah diskusi di kawasan Cilandak (Foto: Diah/era.id)
20 Mei 2019 18:08 WIB

Musik itu Haram Enggak Sih?

Ini kata tokoh Nahdlatul Ulama, Akhmad Sahal
Bagikan :


Jakarta, era.id - Munculnya pro-kontra soal haram tidaknya bermain musik bagi umat muslim sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Namun, sampai saat ini masih saja ada yang memperdebatkannya.

Tokoh Nahdlatul Ulama Akhmad Sahal berpandangan, orang yang menganggap musik haram itu hanya mempelajari ilmu fikih secara sempit. Maksudnya, ilmu syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia yang dipelajarinya tidak fleksibel. 

Sahal bilang, musik itu netral. Karena tergantung dari manusia yang menggunakannya, untuk tujuan yang baik atau malah membuat dirinya lupa kepada Tuhan?

"Mereka melihat musik sebagai sarana permainan yang sia-sia yang membuat orang lupa kepada Tuhan. Padahal, sarana kan bisa dipakai macam-macam. Misalnya pisau bisa dipakai untuk membunuh, tapi bisa juga dipakai untuk masak," kata Sahal dalam diskusi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).


Baca Juga : Kontrak Internasional Speaker First dan Kebangkitan 70's Rock

Kemudian, Sahal memandang ada orang yang salah paham kepada penggunaan musik hanya sekadar alat penghibur. Padahal, dalam tradisi Islam sekalipun terutama tradisi sufisme, ada penggunaan musik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. 

"Kaum mistikus, para wali, dan kaum sufi menghargai musik sebagai estetika dalam beribadah, kehalusan rasa yang identik dengan keindahan. Keindahan identik dengan Tuhan. Dengan kesadaran seperti itu, harusnya justru membuat orang peka terhadap keindahan dan membuat lebih religius," jelas penggagas Konferensi Musik Islam tersebut. 

Selain itu, Sahal bilang musik sebagai kesenian secara umum mampu membuat orang mengapresiasi perbedaan. Musik lintas agama yang dibangun dalam bahasa universal akan mampu menerima toleransi dalam keberagaman. 

"Jadi, kalau dilihat, musik bisa jadi positif kalau melihat hukum musik harus lebih luas jangan parsial. Jadi aneh aja di hari gini masih mewacanakan pengharaman musik. Kita harus lebih meng-upgrade keagamaannya lah," pungkasnya. 
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : Riki Noviana
Editor : Riki Noviana
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
megapolitan
25 Juni 2019 21:57 WIB

Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Ada bau yang tak sedap sepertinya...
 
Nasional
25 Juni 2019 19:15 WIB

TKN Gelar Nobar Putusan Sidang Gugatan Prabowo

Daripada turun ke jalanan dan demo mending nonton di TV
Nasional
25 Juni 2019 18:48 WIB

Bakal Ada Demo di MK, Wiranto: Apa yang Diperjuangkan?

Apa yang kalian cari, wahai ferguso?
Nasional
25 Juni 2019 18:10 WIB

Ahok yang Terseret Kala Denny Indrayana Sindir Eddy Hiariej

Semua karena Ahok....
Nasional
25 Juni 2019 18:05 WIB

VIDEO: Palsukan Ijazah, Pelawak Qomar Ditahan

Qomar telah ditahan sejak Senin malam