Kamis, 09 Juli 2020
Ilustrasi (Unsplash)
03 September 2019 15:21 WIB

Kebutaan Jadi Peringatan Serius soal Konsumsi Junk Food

Peneliti kesehatan menyerukan pesan penting dalam kebutaan yang menimpa remaja Inggris
Bagikan :


Jakarta, era.id - Seorang remaja di Inggris mengalami kebutaan akibat hanya memakan keripik, kentang goreng dan roti putih sepanjang hidupnya. Para peneliti kesehatan berseru agar semua orang menjadikan kasus ini pelajaran soal dampak buruk junk food bagi kesehatan.

Dalam keterangan medis yang dikutip Metro, Selasa (3/9/2019), para peneliti di Rumah Sakit Mata Bristol memaparkan kisah remaja yang tak disebut namanya itu.

Sang remaja pertama kali datang ke dokter pada usia 14 tahun. Saat itu, ia mengeluh kelelahan. Pemeriksaan medis saat itu menunjukkan sang remaja mengalami anemia makrositik dan kekurangan kadar vitamin B12.

Anemia makrositik adalah kondisi di mana sel darah merah dalam tubuh mengalami pembesaran secara ukuran. Dalam waktu yang sama, sel darah merah berukuran normal dalam tubuh penderita anemia makrositik biasanya jauh di bawah kecukupan.


Baca Juga : Tampak Tidak Cocok, Pasang Zodiak Ini Ternyata Saling Melengkapi

Pada kondisi normal, ukuran sel darah merah berkisar antara 80-100 femoliters --satuan ukuran sel darah merah. Orang yang mengalami anemia makrositik akan memiliki ukuran sel darah merah lebih besar dari 100 femoliters.

Saat itu, dokter memberi suntikan B12 dan membekali sang remaja dengan panduan diet. Satu tahun kemudian, sang remaja kembali ke dokter dengan keluhan pada pendengaran dan penglihatan yang mulai terganggu.

Selanjutnya, di usia 17 tahun, sang remaja kembali ke rumah sakit dengan kondisi buta total. Kepada dokter, ia mengaku tak pernah memakan hal lain kecuali kentang dan roti putih, apalagi buah ataupun sayuran.

Sebuah laporan yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine memperkuat kondisi kesehatan yang dialami sang remaja. Laporan itu menyebut remaja kekurangan vitamin B12 dan vitamin D. Kondisi itu menyebabkan sang remaja kekurangan kepadatan mineral tulang.

"Pasien mengaku, bahwa sejak sekolah ia menghindari makanan dengan tekstur tertentu dan hanya makan kentang goreng, Pringles, roti putih, irisan ham yang diproses, dan sosis ... Pada saat kondisinya didiagnosis, pasien mengalami gangguan penglihatan secara permanen."

Laporan itu juga memaparkan kondisi kesehatan lain yang mungkin muncul dari konsumsi berlebih junk food. "Risiko kesehatan kardiovaskular yang buruk, obesitas dan kanker yang terkait dengan konsumsi junk food sudah diketahui."

"Tetapi, nutrisi yang buruk juga dapat merusak sistem saraf secara permanen, terutama penglihatan. Ini jarang terjadi di negara maju. Kondisi ini berpotensi reversibel jika ditangkap lebih awal. Tetapi jika tidak diobati, itu menyebabkan kebutaan permanen."
Bagikan :
Topik :

Reporter : Yudhistira Dwi Putra
Editor : Yudhistira Dwi Putra
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
09 Juli 2020 11:30 WIB

Ini Alasan Ernest Putuskan Balik Lagi dengan Cokelat

Setelah enam tahun berpisah
Nasional
09 Juli 2020 11:15 WIB

Sama-Sama Punya Kadar Alkohol, Mengapa Tape Halal dan Bir Tidak Halal?

Ini jawaban ilmiahnya mengikut fatwa
Nasional
09 Juli 2020 10:54 WIB

PDIP Copot Rieke Diah Pitaloka dari Baleg, Apa Alasannya?

Anggota Komisi III DPR M. Nurdin gantikan Rieke
Ekonomi
09 Juli 2020 10:53 WIB

Jokowi Tegur Lagi Menteri yang Kerja Biasa-Biasa Saja

Harus lebih cepat