Rabu, 20 Maret 2019
11 Januari 2019 19:45 WIB

KPU Jelaskan Beda Revisi Visi-Misi dengan Foto Paslon

Jelas berbeda sih, yang satu tampilan foto satunya lagi visi-misi
Bagikan :


Jakarta, era.id - Penolakan pengajuan revisi dokumen visi-misi pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendapat respons negatif dari tim kampanye paslon nomor 02 tersebut. Atas penolakan tersebut, mereka membandingkan perubahan foto Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam surat suara.

"Perubahan dokumen visi-misi, program dan validasi approval data foto dalam surat suara itu sesuatu yang berbeda," ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Wahyu menyebut, dokumen visi-misi dan program merupakan bagian dari dokumen syarat pencalonan capres cawapres. Dokumen tersebut tidak dapat lagi dilakukan perbaikan.

"Terkait dokumen visi-misi, program saya dapat jelaskan bahwa dokumen visi-misi, program itu bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan capres cawapres. Gimana tahapannya sudah berlalu sehingga tidak dapat diperbaiki lagi," tutur Wahyu.


Baca Juga : Menterinya Jokowi Tak Diundang di Debat Keempat dan Kelima

Sementara itu, soal perubahan foto dalam surat suara, Wahyu mengatakan hal tersebut telah disepakati sebelumnya dalam rapat validasi dan approval surat suara, capres cawapres hingga DPRD. Wahyu juga mengatakan foto bukan merupakan bagian dari syarat pencalonan. 

"Terkait dengan foto atau nama dalam surat suara itu sudah diputuskan bersama. Dalam rapat validasi data surat suara untuk DPR RI, DPRD Porvinsi, DPRD kabupaten/kota dan capres cawapres. Jadi, itu sesuatu yang beda," ungkapnya.

Perubahan foto Jokowi-Ma'ruf sebelumnya dipersoalkan oleh Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid, sebelumnya berharap KPU konsisten menerapkan aturan. Dia mengungkit soal perubahan foto Jokowi-Ma'ruf di surat suara dan perubahan nomor urut capres-cawapres.

"Kalau melihat perkembangan bahwa dulu ketika maju, disampaikan juga foto dan soal nomor. Lalu nomor berubah jadi 01 dan 02. Foto juga berubah, terutama Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf, itu juga berubah ternyata. Ya, harusnya KPU konsisten kalau itu dimungkinkan. Harusnya beragam hal yang tidak ada larangannya juga tetap dimungkinkan," pungkasnya.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Diah Ayu Wardani
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Internasional
20 Maret 2019 15:36 WIB

Konvoi Truk Pengangkut Uranium Diserang di Brazil

Macam di film-film
Nasional
20 Maret 2019 15:06 WIB

VIDEO: Penggeledahan Kanwil Kemenag Jatim

Kantor ini digeledah selama 5 jam
Nusantara
20 Maret 2019 14:41 WIB

Akhirnya Para Gajah yang Harus Mengalah

Dari 210 hektare, area hidup para gajah kini menyusut tinggal 10 hingga 20 hektare
Peristiwa
20 Maret 2019 14:09 WIB

Keberadaan Sandi Bantu Prabowo Rebut Hati Gen Z?

Hei Gen Z, coba jawab ini
Peristiwa
20 Maret 2019 13:48 WIB

Maaf Kiai Ma'ruf, Jabar-Banten Masih Belum Aman

"Masih ada sebulan lagi," kata Ma'ruf