Selasa, 25 Juni 2019
02 November 2018 15:07 WIB

Lima Remaja Pengeroyok Haringga Sirla Dituntut Lima Tahun

Kelima remaja yang masih berstatus pelajar itu dituntut 3 sampai 5 tahun penjara
Bagikan :


Bandung, era.id - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bandung menuntut lima orang remaja yang ikut terlibat dalam pengeroyokan suporter Persija, Haringga Sirla. Kelima remaja itu dituntut dengan hukuman tiga hingga lima tahun penjara anak, karena terbukti melakukan pengeroyokan hingga seseorang meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung Agus Kausal Alam usai sidang tuntutan yang digelar tertutup di ruang sidang anak di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (2/11/2018).

Agus menjelaskan, hukuman penjara diberlakukan mengikuti, sistem peradilan pidana anak UU Nomor 11 Tahun 2012. Di mana dalam dakwaan pertama, kelimanya diancam Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau dakwaan kedua Pasal 170 ayat (2) ke-3 tentang pengeroyokan menimbulkan meninggalnya orang.

"Untuk hal hal yang memberatkan tentunya dari anak - anak ini ada yang melakukan penendangan dan penginjakan terhadap kepala berdasarkan visum yang menyatakan yang menyebabkan meninggal dunia korban itu patah tulang dan rusaknya otak," jelas Agus.


Baca Juga : Pengeroyok Haringga Divonis 9,5 Tahun Penjara

Kelima remaja yang mendapat tuntutan yakni S (16) dan anak AR (15) dituntut masing-masing lima tahun penjara anak. Sementara T (17) dipenjara selama empat tahun, AS (16) 3,6 tahun dan N (17) tiga tahun.

Kuasa hukum kelima remaja itu, Dadang Sukmawijaya merasa kecewa dengan tuntutan JPU. Menurutnya JPU tak mempertimbangkan status kelima remaja itu yang masih usia sekolah. 

"Kita lihat data proses pembelaan yang nanti akan kita sampaikan pada hari Senin. Kita perjuangkan anak itu, semoga anak itu tidak dihukum. Kemudian kita yakin kan ke hakim bahwa anak itu posisinya hanya sebatas emosi massa bukan tujuan utama dia melakukan pengeroyokan itu," ujar Dadang. (Arie Nugraha)
Bagikan :

Reporter : ERA.ID
Editor : Aditya Fajar
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
24 Juni 2019 22:23 WIB

Tak Ada Politik Gratis, Pun untuk NU

Nehi, nehi..
megapolitan
24 Juni 2019 21:10 WIB

Bisa Jadi Gugatan Prabowo Dikabulkan MK, Asal . . .

Biar paham dengerin aja podcast kita
Nasional
24 Juni 2019 19:58 WIB

Kalau Bisa Nobar Putusan MK, Kenapa Harus Demo?

Daripada panas-panasan di jalanan, mending duduk anteng di rumah
Nasional
24 Juni 2019 18:38 WIB

Putusan MK Dipercepat, Semua Pihak Manut

Putusan sembilan orang itu bersifat final dan mengikat