Kamis, 02 Juli 2020
Pulau Marquesas (Dailystar)
29 Juni 2020 12:51 WIB

Megastruktur Misterius di Dalam Perut Bumi

Luasnya 900 km
 
Bagikan :


Jakarta, era.id - Ahli geologi menemukan struktur raksasa misterius yang tersembunyi jauh di dalam Bumi.

Struktur tersebut, dikenal dengan nama ultralow-velocity zone (ULVZ), berlokasi antara batas inti Bumi yang cair dan super panas dengan bagian bawah mantel Bumi yang solid. Lokasinya di bawah pulau Marquesas di Pasifik Selatan.

Tim internasional dari University of Maryland (UMD), Johns Hopkins University dan Tel Aviv University juga menemukan bukti bahwa ULVS yang sebelumnya teridentifikasi di lokasi lain, yaitu di bawah pulau Hawaii ternyata jauh lebih besar dari yang perkiraan.

Data dari ratusan gempa bumi besar telah membantu tim tersebut menemukan struktur baru di bawah Kepulauan Marquesas.


Baca Juga : Jarak Asteroid 1997 BQ-Bumi Jelang Idulfitri: 6,16 Juta Km

"ULVZ tersebut diperkirakan berdiameter sekitar 620 mil (997 kilometer) dan tebal hanya di bawah 16 kilometer," kata pimpinan tim, Doyeon Kim seperti dikutip dari Livescience, Senin (29/6/2020).

Ahli geologi menganalisis seismogram yang dihasilkan oleh gelombang geser bergerak lambat (S) yang mengikuti getaran utama gempa bumi (gelombang-P) di sepanjang batas antara mantel bumi dan intinya.


Ilustrasi (Dailystar)

Gelombang-S ini menghasilkan sinyal yang lebih jelas untuk dianalisis. Para ahli juga menggunakan algoritma machine learning yang disebut Sequencer. Teknik ini awalnya dikembangkan untuk menganalisa galaksi jauh di antariksa. Diharapkan di masa depan, bisa diketahui lebih detail tentang struktur tersebut.

"Kami berharap Sequencer dapat memungkinkan kita menggunakan seluruh data untuk melihat struktur di mantel bagian bawah itu secara sistematis," sambung Kim.

Tetapi letaknya yang mencapai 3.000 kilometer di bawah tanah membuatnya mustahil dicapai dengan teknologi sekarang.

Lubang terdalam yang pernah dicapai manusia adalah Kola Superdeep Borehole. Ilmuwan Soviet butuh waktu hampir 20 tahun untuk mengebor lubang sedalam 12 kilometer.

Mereka menemukan fosil plankton mikroskopis lebih dari 6 km di bawah permukaan bumi.
 
Bagikan :
Topik :

Reporter : ERA.ID
Editor : Ervan Bayu Setianto
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
02 Juli 2020 13:35 WIB

Amien Rais Sindir Menteri Jokowi, Pemain Uang hingga Superminister

Antara kasihan dan tertawai Jokowi
ide
02 Juli 2020 13:01 WIB

Jejak Kolonial di RSHS Bandung dan Julukan RS Ranca Badak dari Masyarakat

Sudah empat kali ganti nama sejak tahun 1920-an
Lifestyle
02 Juli 2020 13:00 WIB

Lelah Dihujat Warganet, YoonA SNSD Akhinya Minta Maaf

Berpikir dulu sebelum bertindak ya