Selasa, 17 September 2019
Relawan pendukung Prabowo-Sandi di Kertanegara, Jakarta Selatan. (Mery/era.id)
12 Juli 2019 19:44 WIB

Gelombang Tolak Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi di Kertanegara

Mau rekonsiliasi, mau tidak, yang penting NKRI harga mati!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Usai majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua dalil gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait Pilpres 2019, banyak pihak mendorong kedua paslon untuk rekonsiliasi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan, misalnya, menyebut Presiden petahana Joko Widodo sangat ingin melakukan rekonsiliasi dengan lawan politiknya, yakni Prabowo Subianto.

Menurut Luhut, Jokowi bahkan rela apabila harus menyambangi kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, seperti pada pemilihan presiden (Pilpres) 2014.

"Ya bisa saja terjadi begitu (sowan ke Hambalang) Tidak ada yang tidak mungkin. Jokowi kan orang humble," katanya, di Gedung DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.


Baca Juga : Sandi Wakili Prabowo di Sidang Tahunan MPR

Besarnya permintaan rekonsiliasi antardua paslon yang bertarung rupaya hampir seimbang dengan pihak yang menolak. 

Siang tadi, kelompok yang mengaku sebagai relawan dan pendukung Prabowo-Sandi menggelar aksi solidaritas nasional di depan kediaman pribadi Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tujuannya meminta keteguhan hati Prabowo Subianto agar tidak melakukan rekonsiliasi dengan Jokowi.

Massa yang didominasi kaum 'emak-emak' itu memenuhi area perkarangan rumah Prabowo dengan membentangkan poster bertuliskan 'Tolak Rekonsiliasi' hingga banner bertuliskan 'Kami Masih Setia Dengan Mu Pak (Prabowo)'.

Tak hanya membentangkan atribut, mereka juga sambil sesekali meneriakkan aspirasinya. Mereka meminta Prabowo menolak ajakan rekonsiliasi dari Jokowi.

"Pesan untuk bapak, ini permohonan kami. Peperangan hak dan batil bukan peperangan 01 dan 02, saya paham bapak luar biasa, semua indikator presiden semua ada di Pak Prabowo. Mohon pak untuk ranah ini jangan ada rekonsiliasi. Bukan itu masalahnya, kami tak akan berhenti memperjuangkan kebenaran," ucap salah satu orator dalam aksi.

Selain itu, massa pendukung juga menyuarakan agar mantan Danjen Kopassus itu segera mengambil sikap politik untuk berada dalam jajaran oposisi.

"Kami siap oposisi, kami siap. Kita bangkit 'emak-emak', kita bangkit dan rapatkan oposisi, kami siap oposisi, kami siap membela bapak sampai titik darah penghabisan,” lanjutnya.

Hingga berita ini ditulis, Prabowo Subianto tidak nampak ada dalam kediamannya. Namun, sejumlah aparat kepolisian juga terlihat bersiaga mengamankan aksi yang mereka klaim sebagai aksi damai.
Bagikan :

Reporter : Mery Handayani
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
17 September 2019 19:43 WIB

Klaim Pembahasan RUU KPK yang Tak Buru-Buru

Kata mereka yang buat, ini bukan barang baru karena sudah lama dibahas
Nasional
17 September 2019 19:28 WIB

Pengesahan RUU KPK di Tengah Derasnya Arus Penolakan

Tok! DPR resmi sahkan RUU KPK yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi
Internasional
17 September 2019 19:02 WIB

Kisah Penyintas Kanker Pecahkan Rekor Renang di Inggris

Setahun lalu, ia menderita kanker. Hari ini ia jadi salah satu perenang terkuat di bumi
Internasional
17 September 2019 19:01 WIB

Vladimir Putin Kutip Ayat Alquran Serukan Perdamaian di Yaman

Karena berdamai itu indah mblo~
Nasional
17 September 2019 17:56 WIB

Dewan Pengawas KPK di Tangan Presiden

Presiden akan segera membentuk panitia seleksi untuk mencari anggota Dewan Pengawas