Kamis, 21 November 2019
Presiden Jokowi (Foto: Twitter @jokowi)
12 Februari 2019 10:02 WIB

Jokowi Dinobatkan jadi Bapak Pariwisata Indonesia

Pertahankan, pak!
Bagikan :


Jakarta, era.id - Presiden Joko Widodo dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Indonesia dalam acara hari ulang tahun ke-50 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Dilansir Antara, Selasa (12/2/2019), Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani menganugerahkan secara langsung Gelar Bapak Pariwisata Nasional kepada Presiden Joko Widodo dalam acara Gala Dinner Peringatan HUT ke-50 PHRI di Puri Agung Convention Hall Jakarta, Senin malam.

Pemberian gelar tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Pimpinan Nasional Pengurus PHRI yang dilangsungkan pada 9 Februari 2019 di Ballroom Candi Singosari Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta.

"Penghargaan PHRI kepada Bapak Jokowi sebagai Bapak Pariwisata Nasional atas inisiatif dan komitmen mengembangkan pariwisata sejak menjadi Walikota Solo," katanya.


Baca Juga : Arti Nama La Lembah Manah, Cucu Ketiga Jokowi

Pihaknya juga melihat kesungguhan Presiden Jokowi untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.

Jokowi juga dianggap mampu mendorong perekonomian Indonesia dengan program infrastruktur yang dilakukan secara masif baik pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, pembangkit listrik, hingga fasilitas batas negara yang telah secara langsung berdampak pada sektor pariwisata.

"Pertimbangan obyektif bukan karena beliau sedang sibuk kampanye. Kami tidak mengharapkan keuntungan politis," katanya.

Setidaknya ada tujuh pertimbangan yang mendorong pihaknya untuk menobatkan Jokowi sebagai Bapak Pariwisata Nasional.

Pertimbangan pertama yakni Jokowi merupakan Presiden pertama yang menetapkan pariwisata sebagai sektor unggulan yang diikuti dengan berbagai program pemerintah yang mendukung pariwisata Indonesia.

Jokowi menetapkan kebijakan bebas visa untuk 169 negara yang dianggap sebagai kebijakan yang berani dan bertanggung jawab mengingat sebelumnya ada kekhawatiran yang berlebihan untuk menerima lebih banyak wisman melalui kebijakan ini.

"Peningkatan kunjungan wisman melebihi rata-rata kawasan selama kepemimpinan Presiden Jokowi," katanya, Pertimbangan berikutnya yakni Jokowi telah meningkatkan anggaran pariwisata yang terus naik mulai dari Rp1,2 triliun pada 2014 menjadi Rp2,1 triliun (2015), Rp3,3 triliun (2016), Rp3,2 triliun (2017), Rp3,4 triliun (2018), dan Rp3,8 triliun (2019).

Selanjutnya selama masa Pemerintahan Jokowi terjadi peningkatan investasi pada sektor hotel dan restoran hingga mencapai 78,6 persen sampai dengan semester I tahun 2018.

Jokowi juga mendorong pembangunan infrastruktur secara masif termasuk 11 bandara baru, pembangunan jalan tol trans yang membuka potensi pariwisata yang dapat dikembangkan.

"Kondisi keamanan dan ketertiban terjaga dengan baik meski terjadi kasus terorisme tapi bisa ditangani dengan baik. Begitupun dinamika politik juga bisa ditangani dengan baik," katanya.

Penghargaan itu diharapkan Haryadi mampu meningkatkan semangat semua pihak khususnya Presiden Jokowi untuk bekerja keras mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan.
Bagikan :
Topik :

Reporter : Bagus Santosa
Editor : Bagus Santosa
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Nasional
20 November 2019 22:45 WIB

What's On Today, 20 November 2019

Nikmatilah sensasi baru menikmati berita
Nasional
20 November 2019 20:03 WIB

Eks Napi Korupsi Masih Dilarang Ikut Pilkada 2020, KPU?

Larangan eks napi Korupsi ikut Pilkada dianggap kuno oleh Mendagri
megapolitan
20 November 2019 19:35 WIB

Kartu Pedagang, Solusi Tekan Harga Beras ala Pemprov DKI

Naik Transjakarta dan MRT gratis, pedagang jangan naikkin harga lagi ya..
Nasional
20 November 2019 19:07 WIB

Jadi Ketua KPK, Irjen Firli Tetap Pakai 'Seragam' Polisi

Tak harus resign, cuma lepaskan jabatan
Nusantara
20 November 2019 18:53 WIB

Warga Ternate Tinggalkan Tenda Pengungsian Pascagempa M 7,1

39 rumah mengalami rusak ringan