Selasa, 22 Oktober 2019
01 September 2018 10:20 WIB

Jasa Pembersih Rumah Orang Meninggal

Bagikan :
Jepang, era.id - Jepang merupakan salah satu negara yang terkenal dengan keunikannya. Dari mulai makanan, sampai gaya hidup orang Jepang selalu punya cerita unik, aneh, dan mungkin cuman ada hanya di negara Jepang itu sendiri. 

Kali ini era.id ingin menjelaskan tentang suatu jasa yang sedang banyak disediakan oleh para penyedia jasa di Jepang, yaitu jasa membersihkan rumah peninggalan orang yang sudah meninggal. Kebanyakan yang menggunakan jasa ini adalah para keluarga yang ditinggalkan, dan biasanya seseorang yang sudah sepuh atau orang tua yang meninggal. 

Bisa disambungkan dengan kebudayaan orang di Jepang yang sekarang lebih suka hidup sendirian, hanya sebatang kara, tidak menikah dan mempunyai pasangan sampai mereka tua dan meninggal. Atau juga para orang tua yang hidup sendiri, jauh dari anak, saudara karena memang terkendala tuntutan pekerjaan, dan merasa tidak enak tinggal bersama orang tua dalam satu rumah, dan keinginan untuk hidup mandiri tanpa orang tua. Sehingga banyak para orang tua yang meninggal, dan tempat tinggal nya dikosongkan.

Maka jasa Tokusho Shoji ini banyak dibutuhkan oleh para sanak saudara yang ditinggalkan oleh orang tuanya meninggal, agar rumah nya tetap bersih dan tetap layak untuk dihuni kembali. Info selengkapnya bisa kamu lihat di infografis di atas yah fellas.
Bagikan :

Reporter : Zettira Prasasti Boneth
Editor : Ahmad Sahroji
KOMENTAR
GRAFIS
BERITA TERBARU
Lifestyle
22 Oktober 2019 21:14 WIB

King Gizzard & the Lizard Wizard Siap Entak Jakarta

Kolektif Ibu Kota Studiorama jadi yang paling bertanggung jawab soal ini!
Nasional
22 Oktober 2019 20:38 WIB

Johnny G Plate dan Dokter Terawan dalam Jajaran Kabinet

Apa saja posisi yang bakal mereka tempati? Sudah tahu?
Nasional
22 Oktober 2019 20:27 WIB

What's On Today, 22 Oktober 2019

Nikmatilah sensasi baru mendengarkan berita
Nusantara
22 Oktober 2019 20:25 WIB

Fenomena Crosshijaber dari Sudut Pandang Waria

"Crosshijaber stigma baru bagi kami"